Si ‘Ingus’

 

Tulisan ini merupakan kontribusi oleh Mira Hadiatmana

 

Hidup benar-benar penuh dengan kejutan…dan tak ada cara lain untuk mengisinya kecuali dengan berpasrah diri dan mengapresiasi tiap detik yang diberikan Tuhan. Di usiaku saat ini, aku semakin percaya bahwa intuisi atau suara hati tak pernah salah. Namun, pada praktiknya, aku sering keras kepala dan mengabaikannya. Padahal saya tahu bahwa suara hati adalah kompas penunjuk jalan bagi kehidupan setiap orang.

Proses pencarian jati diriku berjalan cukup panjang, ini tercermin dari perjalanan karirku yang cukup fluktuatif, mulai dari guru les, staf administrasi, hingga konsultan humas. Aku tak lelahnya mencari, apa passion-ku sesungguhnya. Bahkan, teman-temanku sudah bisa menebak…setelah periode 6 bulan, aku mulai mengeluh jenuh…dan seperti yang mereka duga, tak lama kemudian, surat pengunduran diri pun kulayangkan ke bagian HRD. Mereka bolak-balik menasihatiku, ”Nanti kamu nggak punya jenjang karir lho kalau pindah-pindah perusahaan terus….” Tanpa lelah dan kapok, aku terus mencari ’tempat’-ku di dunia ini. Keingintahuan dan sifat keras kepalaku tak akan tuntas hingga aku mencoba bidang yang menarik minatku.

Dengan keyakinan bahwa Tuhan tidak tidur, syukur Alhamdulillah…. aku selalu diberi kemudahan dalam rezeki. Kebutuhan tiap bulan saya selalu terpenuhi, dan aku bersyukur bahwa orang-orang terdekatku sangat mendukung sepak terjang dalam proses pengembangan diri ini (walaupun aku tahu betul bahwa di balik itu mereka tak habis pikir, ”Apa lagi sih yang dicari anak ini?”)

Saat ini aku bekerja part-time sebagai editor di sebuah PR Agency di pagi hari dan guru privat di sore harinya. Selama pencarianku, aku menemukan sebuah benang merah yang menautkan setiap jejak langkahku. Di saat aku mencoba bekerja kantoran, aku ingin mengajar. Begitu pula sebaliknya. Aku juga kerap mengkondisikan bahwa aku ‘jenuh’ di saat aku terbentur permasalahan yang ingin kuhindari. Pola yang mencerminkan diriku: resign ketika aku merasa terpojok (baik itu karena lingkungan yang memiliki tendensi negatif karena performaku di atas rata-rata; karena klien atau orang tua yang ‘sulit’; ataupun karena aku memojokkan diri sendiri – dengan merasa ‘tidak cukup baik’ atau ‘kurang’).

Ah! Itu ternyata inti permasalahan yang kerap membuatku menjadi ‘ingus’ – keluar masuk institusi pendidikan dan kantor. Terlalu banyak asumsi yang berkeliaran di pikiranku. Not good. Tapi, setidaknya aku menyadarinya. Awal yang bagus untuk memperbaiki reputasi ‘ingus’ yang terlanjur melekat.

Belakangan ini, panggilan bagiku untuk kembali mengajar terdengar semakin bergemuruh. Kesempatan baru pun terbuka lebar. Aku berharap kali ini aku bisa lebih bersyukur dan berani menghadapi serta menerima dengan lapang dada segala suka duka yang akan terjadi nantinya.

Semangaaat!!!

Pengalaman adalah guru terbaik. ~Kiky notebook

_____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Mira Hadiatmana adalah seorang guru, penulis dan individu yang gemar traveling ke berbagai tempat baru. Ia adalah seseorang yang nampak lembut di luar, namun idealis di dalam. Kata-kata yang sesuai menggambarkan sosok bergolongan darah AB ini adalah kreatif, unik dan ambigu (ramah dan mudah bersosialisasi tapi tidak senang keramaian, gemar mencoba hal baru tapi senang dengan lingkungan yang familiar, suka keteraturan tapi mudah jenuh). Mengalir seperti air, seperti zodiak yang menaunginya, Aquarius, hal yang terpenting dalam hidup bagi Mira adalah terus belajar dan mengajar; dimanapun ia berada. Twitter: itnarimuya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s