On My Quiet Night & My Quiet Stars…

 

Tulisan ini merupakan kontribusi oleh The Soul Sista’ (bukan nama yang sebenarnya)

 

Tulisan ini saya buat di awal tahun 2007…semacam New Year’s Resolution ceritanya. Waktu itu saya sedang bermain dalam permainan hidup yang berakhir dengan kekecewaan yang sangat dalam… But, I’ve learned my lesson and blessed the experience…for it has taught me lots of things in life.

 

Namaste,

Dalam perjalanan hidup ini my paths have came across with many people’s lives

Beberapa ada yang memberikan pengalaman yang menyakitkan, dan beberapa lagi ada yang menyenangkan.

Tapi, apapun itu…semuanya mempunyai peranan yang sangat besar dalam hidup saya.

Dan…di dalam perjalanan hidup itulah saya belajar bahwa tidak ada seorang pun yang bisa dipercaya 100%.

Hal itu tidak menjadi penting bagi saya, karena saya tidak mempunyai kewajiban untuk mempercayai mereka 100%, dan mereka pun juga tidak mempunyai kewajiban untuk mempercayai saya.

Menurut saya…itu cukup adil kok!

Mungkin ada yang berpikir bahwa saya ekstrem dengan pandangan saya ini…

Mungkin ada yang berpikir bahwa saya punya trauma yang sangat dalam hingga bisa sampai pada kesimpulan ini…

Apapun itu…saya tidak akan protes…karena itu semua akan kembali lagi ke masalah ‘free will’ dan ‘free choice’.

People has been talking about melepaskan topeng-topeng…tidak judgmental, dsbnya…

Tapi itu semua hanyalah menjadi suatu wacana karena ujung-ujungnya men-judge dan memakai topeng-topeng itu sudah menjadi kebiasaan yang telah melekat bertahun-tahun, bahkan mungkin juga sudah sampai berpuluh-puluh tahun.

Kemudian…orang-orang mulai berbicara mengenai belief system yang harus didobrak sebagai salah satu cara untuk menghilangkan judgmental dan melepaskan topeng-topeng itu…

Hingga sampai pada satu kesimpulan…sampai sejauh mana mereka mau mendobraknya…?

Lalu, apa yang terjadi ketika topeng-topeng itu akhirnya lepas?

Kita akan menjadi tidak judgmental…?

Kita akan menjadi lebih truthful…? Akan dan dengan diri kita sendiri…?

Kita akan menjadi seseorang yang lebih honest…?

Dan…apakah kita siap dengan itu semua…ketika kata ‘honest’ dan ‘truth’ itself menjadi sesuatu yang sangat baru di telinga kita…dan kita tidak punya pemahaman yang mendalam akan apa arti yang sebenarnya dari masing-masing kata itu…

Di jaman sekarang ini sepertinya susah sekali menemukan orang-orang yang benar-benar ‘honest’ atau ‘truthful’.

Bahkan kita sendiri pun masih sering tidak bisa mempercayai diri kita sendiri.

Dan kita pun akhirnya pusing-pusing sendiri mencari makna dari kedua hal itu…benar-benar seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami.

Bahkan mungkin tujuan hidup kita ini adalah pencarian akan ‘kejujuran’ dan ‘kebenaran’.

Yang menjadi masalah adalah bagaimana kita akan menemukannya bila kita sendiri tidak bisa ‘honest’ dan ‘truthful’ terhadap diri kita sendiri…? Tidak men-deny kepada diri kita sendiri terhadap apa yang sebetulnya kita ‘butuh’kan dalam hidup ini dan bukan hanya memfokuskan diri kita pada apa yang kita ‘mau’.

Dan ironisnya…permainan ini masih saja dimainkan oleh orang-orang yang ‘seharusnya’ sudah bisa melewati tahap ini dalam hidupnya.

Tapi…sekali lagi…itu berarti saya juga menjadi judgmental karena saya berpegang pada sesuatu yang ‘seharusnya’ atau sesuatu yang menurut saya ideal.

Karena menurut saya pribadi, Universe sebetulnya tidak mengenal kata ‘ideal’, dimana didalam kata itu mengandung arti ‘kesempurnaan’.

Dan kita semua telah belajar dan mengerti sekali bahwa alam tidak bekerja dengan ‘sempurna’ seperti yang kita mau…tapi dia bekerja dengan ‘sempurna’ sesuai dengan ‘kebutuhan’ kita.

Akhirnya…saya mengambil kesimpulan bahwa apapun yang terjadi…the honestyand the truthful…dan segala kesempurnaan hidup ini hanya bisa terjadi dengan memulainya dari diri sendiri…dengan menjadi honest with our feelingsour needsour passionsour flawsour knowledgeour bodyand so onand don’t forget to just surrender

And then let the Universe plays its parts

For better or worse

“Anyone who, can touch you, can hurt you, or heal you

Anyone who, can reach you, can love you, or leave you…”

(diambil dari salah satu lirik lagu…)

_________________________________________________________________________________________________________________

This Soul Sista’ loves to read, write, eat, travel, and to enjoy a cup of coffee…and yeah…dogs!

I also do some cards reading by online, if there’s anybody interested, just contact me:

Email: thesoulsista@ymail.com / YM! thesoulsista

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s