Berilah, Maka Kau Akan Menerima

 

Tulisan ini merupakan kontribusi oleh Siregarrosey

 

Jethro, Chihuahua-ku menatapku dengan memelas penuh cinta ketika aku asyik main dengan Blackberry-ku sepulang kerja. Seolah dia berkata, “Mainlah denganku, sayangi aku, aku menunggumu seharian. :(”

Aku menatap pandangannya yang seolah bicara seperti manusia, tatapannya yang penuh harap agar aku meletakkan Blackberry-ku dan bermain dengannya, tatapan yang membuatku merasa bersalah, sedih, sekaligus tertawa lucu.

Aku segera meletakkan Blackberry-ku dan seolah mengerti, dia melonjak-lonjak riang. Badannya yang kecil disusupkan ke balik telapak tanganku dan ndusel-ndusel di pangkuan minta lehernya digarukin. Seperti biasa, itu caranya minta disayang dan dimanja.

Kadang aku mikir, “Kok gue jadi kayak budaknya ya? Asoy bener hidupnya makan-minum disediain, mandi dimandiin, kandangnya dirapihin, kotorannya dibersihin…kok malah gue yang melayani dia ya, kan gue tuannya?”

Tapi menyadari bagaimana aku tertawa melihat tingkahnya atau tersenyum-senyum seperti saat aku menuliskan semua ini, membuat aku sadar “pelayanan” yang aku beri sesungguhnya membuat aku menerima lebih. Ketika aku memberi cinta dengan mengelus-elusnya, ketika aku memberi waktu bermain dengannya, sesungguhnya aku tidak kekurangan malah aku jadi berkelimpahan rasa senang, rasa dicintai, rasa dibutuhkan. Kalau makan adalah kebutuhan primer, maka rasa dicintai dan dibutuhkan itu adalah makanan primer untuk jiwa.

Ada orang yang beruntung mendapatkan itu dari keluarga, dari pasangan atau dari anak. Tapi tidak semua orang seberuntung itu. Jika saat ini aku hidup merantau jauh dari keluarga, belum punya pasangan apalagi anak, aku merasa Jethro menutup lubang kosong akan kebutuhan itu, untuk dicintai tanpa syarat, dan dibutuhkan sepenuhnya. Tidak sama pastinya, tapi sangat berarti dan membuatku tetap bahagia dan waras.

Dunia ini luas, ada banyak hal yang bisa kita cintai bahkan ketika kita merasa dunia tak memberi apa-apa dan siapa-siapa. Manusia selalu mencari seseorang atau sesuatu untuk mencukupi makanan jiwanya tersebut, untuk merasa dicintai dan dibutuhkan.

Jangan terpaku hanya mengharapkan cinta dari seseorang, tapi berilah cinta (kepada sesama, kepada binatang peliharaan, kepada tanaman) maka kita akan menerima perasaan dicintai, dibutuhkan, dan saat itulah kita merasa hidup kita berarti, karena hidup hanya untuk diri sendiri itulah sesungguhnya rasa sepi yang paling mematikan hati.

_____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Siregarrosey

bungsu dari 7. pisces. single. two sides of coin personality. dog lover. love writing. love traveling. love to love. love to laugh.

Twitter: @rosceh

Advertisements

One thought on “Berilah, Maka Kau Akan Menerima

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s