“Honey, I’ve Tried My Best.”

 

Tulisan ini merupakan kontribusi oleh Shirokuro (bukan nama yang sebenarnya)

 

Saya tidak pernah membayangkan bahwa “pernikahan” akan menjadi sesulit ini. Tidak, saya tidak naif dengan membayangkan bahwa pernikahan saya akan happily ever after seperti dalam negeri dongeng, hanya saja tidak pernah terbersit dalam pikiran saya bahwa pernikahan saya akan membuat saya terjatuh dan terjatuh lagi, membuat saya lupa akan bagaimana rasanya bahagia, dan membuat saya menangis dan berlutut di hadapan Tuhan demi memohon sedikit kekuatan untuk bertahan.

Jika seseorang bertanya apakah saya mencintai anak saya, saya akan menjawab, “Ya, tentu saja saya sangat mencintai anak saya.” Namun jika ada yang bertanya apakah saya mencintai suami saya, atau apakah saya bahagia dengan pernikahan saya, saya tidak tahu bagaimana harus menjawab. Rasa cinta saya pada suami sudah tergantikan oleh perasaan yang saya sendiri tidak tahu apa. Kecewa? Marah? Benci? Saya tidak bisa menggambarkannya dalam sebuah kata sifat. Yang saya tahu, rasa cinta itu mungkin sudah sedikit demi sedikit terkikis oleh tajam dan sakitnya perkataan yang kami lontarkan pada tiap pertengkaran. Mungkin suami saya pun merasakan hal yang sama. Lagi dan lagi saya mencoba mencari tahu apa yang salah dalam pernikahan kami, tapi tak pernah menemukan jawabannya.

Berkali-kali saya ingin mengakhiri ketidakjelasan ini dengan membawa anak saya pergi. Tapi selalu dan selalu, melihat wajah anak saya selalu mengubah pikiran saya. Mungkin rasa cinta saya pada anak saya jauh melebihi sakit dan melelahkannya ketidakpastian dalam pernikahan saya.

Ya, akhirnya saya memutuskan untuk mencoba bertahan. Mencoba terus bertahan hingga titik dimana saya akan mati jika terus bertahan. Bukan demi cinta yang dulu saya rasakan untuk suami saya. Bukan demi menghindari rasa malu yang akan dicapkan oleh semua orang pada suatu “perceraian”. Melainkan hanya demi suatu saat nanti ketika anak saya bertanya mengapa saya memutuskan untuk berpisah dengan ayahnya, saya akan bisa menjawab “Honey, I’ve tried my very very best.”

_________________________________________________________________________________________________________________

Shirokuro

Control freak yang lagi mencoba bertobat

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s